Penyelidikan Selesai, Ethiopian Airlines Tinggalkan Hang Nadim Batam

Anwar Sadat Guna    •    Kamis, 17 Jan 2019 18:12 WIB
pesawat
Penyelidikan Selesai, Ethiopian Airlines Tinggalkan Hang Nadim Batam
Pesawat Ethopian Airlines dikejar dan dipaksa mendarat oleh F-16 milik TNI AU, Senin, 14 Januari 2019.(Foto-foto TNI AU)

Batam: Pesawat Ethiopian Airlines B777 yang dipaksa mendarat di Bandara Hang Nadim Batam sudah diizinkan kembali terbang, Kamis, 17 Januari 2019. Pesawat jenis kargo Boeing 777 itu take off dari Hang Nadim sekitar pukul 15.03 WIB.

Kepala Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan, maskapai Ethiopian Airlines terbang meninggalkan Hang Nadim menuju Singapura, sekitar pukul 15.03 WIB.

"Semua proses pemeriksaan terhadap pesawat dan awak pesawat sudah selesai. Visa enam awak pesawat tersebut juga sudah selesai," ungkap Suwarso kepada Medcom.id, Kamis, 17 Januari 2019.

Suwarso mengatakan, dengan berakhirnya semua proses penyelidikan, maskapai yang dioperasikan oleh Ethiopian Airlines tersebut sudah diizinkan kembali terbang. 

"Enam awak pesawat, pilot, kopilot, dan empat kru kabin juga sudah diizinkan kembali terbang," ujarnya. 

Kepala Kantor Imigrasi Klas I Khusus Batam, Lucky Agung mengatakan, petugas imigrasi turut memeriksa terhadap dokumen awak pesawat Ethiopian Airlines. 

Kehadiran petugas Imigrasi, kata Lucky, hanya sebagai pendukung dalam kasus ini. Menurutnya,  Kementerian Perhubungan yang memiliki kewenanagan, dalam hal ini PPNS Perhubungan. 

"Kami turut melakukan pemeriksaan. Apabila ada kesalahan, maka para awak pesawat tersebut dideportasi. Tetapi, kalau tidak ada kesalahan, maka yang kami proses keluar-masuknya," ujar Lucky. 

Sesuai hasil penyelidikan dan petunjuk yang diberikan PPNS Perhubungan, kata Lucky, tidak ditemukan terjadi kesalahan prosedur. 

"Tidak ada tindak pidana yang terjadi, jadi kami proses sesuai dengan SOP Imigrasi. Keenam awak pesawat kami clearance keberangkatan. Mereka diizinkan untuk berangkat (kembali terbang)," pungkas Lucky. 

Diberitakan sebelumnya, Pesawat Ethiopian Airlines berangkat dari Addis Ababa, ibukota Ethiopia dengan tujuan Hong Kong. Pesawat itu memasuki wilayah udara Indonesia tanpa bisa menyebutkan izin atau FC setelah dihubungi oleh otoritas navigasi udara Indonesia (AirNav) melalui komunikasi radio.   

Kemudian, pesawat diarahkan mendarat di Bandara Hang Nadim Batam dengan alasan run way Hang Nadim dinilai memadai sebagai lokasi mendarat pesawat berbadan besar Boeing B777 dengan enam roda tersebut.



(ALB)