Polisi Tembak Mati Penjambret WN Italia di Medan

Farida Noris    •    Sabtu, 11 Nov 2017 20:17 WIB
pencopetan
Polisi Tembak Mati Penjambret WN Italia di Medan
Ilustrasi. Metrotvnews.com

Medan: Enggar Maulana Sitompul (21), warga Jalan Sentosa Lama, Medan Perjuangan, tewas diterjang peluru. Penjambret warga negara Italia, Matilde Sfrappini (16) ini, terpaksa ditembak mati karena melawan petugas saat disergap.

"Tersangka melakukan perlawanan pada petugas, sehingga kita beri tindakan tegas," kata Wakapolrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Sabtu 11 November 2017.

Tatan menyebutkan Enggar penyergapan dilakukan di Jalan Rumah Potong Hewan, Mabar, pada Sabtu 11 November 2017 sekitar 02.00 WIB. Penangkapan ini merupakan pengembangan dari penangkapan rekannya, Dedi Syahputra (25), warga Jalan Pertemuan, Medan Perjuangan.

"Tersangka mengambil pisau yang disembunyikan di semak-semak dan melakukan perlawanan serta melukai anggota Polsek Medan Kota. Anggota memberikan tembakan peringatan, namun tersangka terus menyerang, sehingga anggota memberikan tindakan tegas," ujar Tatan.

Keduanya diduga sebagai pelaku penjambretan terhadap seorang warga negara Italia, Matilde Sfrappini (16). Aksi kejahatan itu terjadi saat korban menumpang ojek online melewati Jalan Balaikota, tepat di depan Hotel Grand Aston, Medan, Sabtu 16 September lalu sekitar pukul 14.00 WIB.

"Berdasarkan penyelidikan, Enggar dan Dedi yang berboncengan menggunakan sepeda motor merampas tas sandang hitam berisi sim card, SIM Italia, kartu kredit, fotokopi Kitas. Selanjutnya mereka melarikan diri. Kemudian korban membuat pengaduan ke Polrestabes Medan," urai Tatan.

Tatan bilang, Dedi tertangkap Oktober lalu. Komplotan ini sudah sering melakukan penjambretan bersama S (DPO). Mereka sekurangnya sudah 47 kali beraksi di sejumlah titik di Kota Medan. Petugas terus memburu Enggar, hingga akhirnya tertangkap. Penadah hasil kejahatannya, Dasril (21), warga Jalan Air Bersih Gang Santun, juga diringkus.

"Tersangka Enggar juga termasuk pelaku perampokan yang terekam CCTV di Jalan Jambi Medan. Aksi kejahatan tersangka ini selalu disertai dengan kekerasan. Tersangka memepet para korbannya dan menarik paksa tas milik para korbannya," jelas dia.



(SCI)