Enam Rumah Warga Pulau Belakangpadang Disapu Puting Beliung

Anwar Sadat Guna    •    Rabu, 27 Dec 2017 17:22 WIB
puting beliung
Enam Rumah Warga Pulau Belakangpadang Disapu Puting Beliung
Warga menyaksikan kondisi rumahnya yang rusak disapu angin puting beliung, Selasa, 26 Desember 2017 sekitar pukul 03.00 dini hari.

Batam: Sebanyak enam rumah warga di Pulau Belakangpadang, Kota Batam, Provinsi Kepri, porak-poranda disapu puting beliung, Selasa, 26 Agustus 2017 sekitar pukul 03.00 dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta. 

Angin puting beliung datang ketika masyarakat di pulau tersebut tengah tidur lelap. Warga yang rumahnya dihantam puting beliung sempat panik dan berhamburan keluar rumah. 

"Warga sempat panik karena rumah mereka disapu angin kencang. Terdapat dua rumah dan satu kios minyak milik warga di Kelurahan Pecung, Pulau Belakangpadang yang rusak berat akibat kejadian tersebut," ungkap Kapolsek Belakangpadang AKP Ulil Rahim kepada Medcom.id, Rabu, 27 Desember 2017. 



Ulil mengatakan, keenam rumah warga, termasuk satu kios minyak yang terkena puting beliung berada di tepi laut. Bagian atau konstruksi rumah warga yang rusak umumnya bagian atap dan dinding. Angin puting beliung itu menerbangkan atap rumah warga hingga puluhan meter. 

"Dua rumah yang rusak berat yakni milik warga bernama Leman dan Muh Ali. Sedangkan kios minyak yang ikut rusak berat milik saudara Harahap. Semuanya berada di RT01/RW01, Kelurahan Pecung, Pulau Belakangpadang," kata Ulil. 

Mengetahui kejadian itu, Ulil bersama personel Polsek Belakangpadang langsung menuju lokasi kejadian. "Kami melakukan pendataan dan mengidentifikasi kerusakan yang terjadi," ujarnya.

Bersama warga sekitar, polisi mendirikan Pos Pelayanan Penanggulangan Bencana Belakangpadang. Masyarakat juga membuka kotak bantuan untuk membantu warga yang rumahnya disapu puting beliung. 

"Kepolisian juga membantu mengumpulkan bantuan yang diberikan masyarakat sekitar. Selain rumah rusak berat, terdapat empat rumah warga yang rusak ringan," ujar Ulil. Keempat rumah tersebut milik Ridwan, Muh Yasin, Pandi, dan Mahliani.

"Kerugian materi akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp30 juta," tambahnya. Sementara itu, Ketua RT01/RW01, Wawan yang berusaha dikonfirmasi melalui via telepon belum dapat memberikan tanggapan. 


(ALB)