Perbaikan Jalan akibat Longsor di Simalungun Membutuhkan Waktu Lama

Antara    •    Minggu, 08 Oct 2017 18:14 WIB
tanah longsor
Perbaikan Jalan akibat Longsor di Simalungun Membutuhkan Waktu Lama
Ilustrasi longsor, MTVN - M Rizal

Metrotvnews.com, Simalungun: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, memperbaiki ruas jalan terdampak bencana alam longsor di Nagori (Desa) Raja Maligas. Longsor terjadi setelah hujan mengguyur kawasan tersebut.

Kepala BPBD Simalungun, Mudahalam Purba, mengatakan kerusakan terbilang parah. Sehingga penangannya maksimal.

Sementara hujan masih melanda wilayah Kabupaten Simalungun. Termasuk di Kecamatan Hutabayu Raja, lokasi longsor. Sehingga penanganan bencana membutuhkan waktu lama.

"Untuk penyelesaiannya bisa mencapai dua hingga tiga bulan. Hitungan ini dilihat dari tingginya curah hujan yang terus terjadi di Simalungun," kata Mudahalam di Simalungun, Minggu 8 Oktober 2017.

Topografi wilayah Kabupaten Simalungun yang berbukit-bukit atau pegunungan. Aliran sungai banyak ditemukan. Sehingga longsor rawan terjadi.

Untuk itu, BPBD berkoordinasi dengan pemerintahan kecamatan dan pedesaan mengimbau warga yang berada di zona rawan bencana lebih waspada. 

Bupati Simalungun, JR Saragih menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintahan segera bergerak mengatasi persoalan tanah longsor.

"Bila tak dikerjakan dengan cepat, maka pertumbuhan perekonomian masyarakat akan terhambat," kata Bupati.


(RRN)