Polisi Gandeng Babinsa Cegah Radikalisme di Lampung Timur

Lukman Diah Sari    •    Rabu, 26 Jul 2017 06:59 WIB
radikalisme
Polisi Gandeng Babinsa Cegah Radikalisme di Lampung Timur
Wakapolres Lampung Timur Kompol Rahmadi Asbi. Foto: Metrotvnews.com/Lukman Diah Sari

Metrotvnews.com, Lampung: Jalur lintas timur di Lampung menjadi salah satu jalur alternatif menuju dan ke Pelabuhan Bakauheni. Jalur ini kerap menjadi pintu masuk pendatang.

"Rawan disusupi (teroris). Maka dari itu kami menggandeng Babinsa (Bintara Pembina Desa) karena kurangnya personel," kata Wakapolres Lampung Timur Kompol Rahmadi Asbi di Mapolres Lampung Timur, Terbanggi Marga, Sukadana, Lampung Timur, Selasa 25 Juli 2017.

Babinsa adalah salah satu kekuatan Komando Daerah Militer (Kodam) TNI Angkatan Darat. "Babinsa diberi wewenang memberikan penyuluhan dan pantauan ke wilayah binaannya," kata Asbi.

Dia mengatakan, petugas Babinsa harus segera melapor bila menemukan kecurigaan di wilayah mereka. Pun bila diketahui adanya paham radikalisme yang masuk. "Kita upayakan kerja kita bisa maksimal," ucapnya.

Penyuluhan yang diberikan Babinsa, kata dia, perihal apa itu radikalisme dan terorisme. Sehingga, masyarakat pun bisa mendeteksi dini lahirnya benih radikalisme. Dari para petugas di lapangan, informasi diharapkan menular ke masyarakat sehingga bisa meningkatkan kewaspadaan.

"Babinsa merupakan salah satu ujung tombak kita dan masyarakat. Kita juga menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat," ujarnya.

Asbi mengatakan belum terdeteksi terorisme di Lampung Timur. "Pelaku teror juga belum ada," ujarnya.


(UWA)