Korban Penembakan Polisi di Lubuk Linggau Lumpuh

Alwi Alim    •    Kamis, 20 Apr 2017 16:21 WIB
penembakan di lubuklinggau
Korban Penembakan Polisi di Lubuk Linggau Lumpuh
Suasana di Rumah Sakit Muhammad Husien (RSMH) Palembang tempat korban Indra dirawat--MTVN/Alwi--

Metrotvnews.com, Palembang: Indrayani, 35 salah satu korban penembakan brutal yang dilakukan Brigadir K di Lubuk Linggau mengalami kelumpuhan. Peluru yang dilesatkan K, menembus tulang belakang tubuh Indrayani.

Dokter Spesialis Ortopedi Rumah Sakit Muhammad Husien (RSMH) Palembang, Rendra Leonas mengatakan, hasil operasi yang telah dilakukan diketahui peluru dari jenis senpi SSI V2 (serbu) itu menembus tulang belakang korban.

Baca: Brigadir K Pakai Senapan Serbu saat Berondong Mobil

“Peluru yang menembus korban hanya satu butir. Tapi, cukup besar atau sekitar 1,5 sentimeter,” kata Rendra saat ditemui di RSMH Palembang, Kamis 20 April 2017.

Meski begitu, pihaknya masih akan mendiagnostik ulang korban. Untuk saat ini pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan. Hal itu mengingat korban masih menggunakan alat bantu pernapasan sehingga sulit untuk memindahkan korban.

“Sekarang korban masih berada di ICU,” ujar Rendra.

Baca: Keputusan Polisi di Lubuklinggau Menembak Terlalu Cepat

Selain Indrayani, lima korban lainnya adalah Dewi Erlina, Surini, Novianti, Genta, dan Diki. Surini tewas di tempat kejadian penembakan. Dia menderita tiga luka tembak di bagian dada. Sedangkan keluarga lainnya dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Sobirin Lubuk Linggau karena mengalami luka tembak sedangkan satu orang lagi kritis, Indra dibawa ke RSMH Palembang.


(ALB)