Kadishub Samosir Diperiksa Sebagai Tersangka

Farida Noris    •    Kamis, 12 Jul 2018 19:54 WIB
kapal tenggelam
Kadishub Samosir Diperiksa Sebagai Tersangka
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Medan: Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Samosir, Nurdin Siahaan akhirnya memenuhi panggilan penyidik Subdit III/Umum Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut). Dia diperiksa sebagai tersangka insiden tenggelamnya KM Sinar Bangun di Perairan Danau Toba.

"Yang bersangkutan diperiksa penyidik sejak pagi hari," kata Kassubid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Kamis, 12 Juli 2018.

Nurdin Siahaan belum dapat dipastikan apakah langsung ditahan atau tidak usai pemeriksaan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumut Kombes Andi Rian belum bisa memberikan keterangan yang lebih detail terhadap pemeriksaan yang dilakukan tersebut.

"Saat ini masih proses pemeriksan. Jadi tunggu besok (Jumat-red) saja ya," tegasnya.

Penyidik telah menetapkan lima orang tersangka insiden tenggelamnya KM Sinar Bangun.

Empat tersangka telah ditahan yakni nakhoda KM Sinar Bangun Poltak Soritua Sagala; Kepala Pos Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir Golpa F Putra; Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan (ASDP) Kabupaten Samosir Rihad Sitanggang; dan anggota Kapos Pelabuhan Simanindo Karnilan Sitanggang.

Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Samosir, Nurdin Siahaan masih menjalani pemeriksaan hingga sore ini.

KM Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) tujuan Tigaras (Simalungun), Senin 18 Juni 2018 sekitar pukul 17.30 wib. Kapal kayu ini tenggelam sekitar 1 mil laut dari Pelabuhan Tigaras.

Total korban yang ditemukan yakni 21 orang di antaranya 18 dalam keadaan selamat, dan tiga orang lainnya dalam keadaan sudah tak bernyawa. Namun pencarian korban lainnya dihentikan lantaran terkendala kedalaman Danau Toba.

Berdasarkan data yang dirilis Basarnas, ada 164 penumpang yang belum ditemukan tenggelam bersama bangkai kapal.


(SUR)