Banjir Ganggu Aktivitas Belajar 30 Sekolah di Aceh Barat

Nurul Fajri    •    Kamis, 20 Oct 2016 19:49 WIB
banjir
Banjir Ganggu Aktivitas Belajar 30 Sekolah di Aceh Barat
Banjir di Aceh Barat. Foto: MI/Amiruddin Abdullah Reubee

Metrotvnews.com, Meulaboh: Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Barat membuat aktivitas belajar di 30 sekolah dihentikan sementara.

Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Barat, Thamrin, mengatakan sekolah terpaksa meliburkan para siswa akibat sekolah terendam banjir sejak Senin 17 Oktober lalu. Namun, para guru memilih tetap datang ke sekolah untuk menyelamatkan peralatan belajar yang masih bisa digunakan.

"Sejumlah guru ada yang masuk, tapi tidak mengajar. Mereka memindahkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi khawatir banjir semakin besar," kata Thamrin kepada Metrotvnews.com, Kamis (20/10/2016).

Puluhan sekolah yang diliburkan akibat banjir tersebar di sembilan kecamatan, yaitu Woyla Timur, Woyla Barat, Woyla Induk, Johan Pahlawan, Kawai XVI, Samatiga, Bubon, dan Arongan Lambalek. 

"Aktivitas belajar akan kembali normal usai banjir surut," kata Thamrin.

Pihaknya mengaku belum membuat tenda untuk sekolah darurat guna menampung siswa selama bencana banjir. Ke depan, untuk mengejar pelajaran, sekolah yang terkena imbas banjir diharuskan menambah jam pelajaran di sore hari.

"Terutama bagi murid yang akan menghadapi UAN," ujarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Barat menyebutkan korban banjir di kabupaten ini mencapai 14.245 kepala keluarga. Sebagian korban memilih mengungsi di tenda yang telah disediakan BPBD.

 


(UWA)