BMKG Deteksi 18 Titik Panas di Sumatera

   •    Kamis, 16 Mar 2017 11:31 WIB
kebakaran hutan
BMKG Deteksi 18 Titik Panas di Sumatera
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 18 titik panas yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan di Sumatera, Kamis 16 Maret 2017.

Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin mengatakan, ke-18 titik itu ada di Sumatera Barat lima titik, Bengkulu empat titik dan Sumatera Selatan, Jambi serta Sumuatera Utara masing-masing satu titik. Sementara itu di Riau terpantau enam titik panas. Ia merinci keenam titik panas terdeteksi di Indragiri Hilir dua titik, Indragiri Hulu dua titik, Kuantan Singingi dan Pelalawan masing-masing satu titik.

"Sebanyak 18 titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen terpantau di enam provinsi di Sumatera," kata Kepala BMKG Pekanbaru Sugarin seperti dikutip Antara, Kamis 16 Maret 2017. 

Keberadaan titik panas baik di Sumatera maupun di Riau yang terpantau BMKG Kamis ini merupakan yang terbanyak dalam sepekan terakhir. Meski begitu, dari 18 titik panas yang terpantau, seluruhnya tidak ada yang terpantau sebagai titik api atau indikasi kuat adanya kebakaran hutan dan lahan dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen.

Melengkapi keterangan Sugarin, Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Pekanbaru, Slamet Riyadi menjelaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih berpotensi terjadi di Riau, meski saat ini banjir terjadi di wilayah tersebut.

Hal itu karena intensitas hujan diprediksi mengalami penurunan dalam beberapa hari ke depan, terutama di wilayah tengah dan selatan Riau. Keberadaan dua titik panas yang terpantau BMKG di Riau Kamis ini merupakan yang kelima kali dalam sepekan terakhir, atau selama awal Maret 2017.

Pada Januari-Februari 2017, kebakaran sempat melanda sejumlah kabupaten di Riau. Rokan Hilir merupakan wilayah terakhir yang terbakar pada akhir Februari 2017 lalu, dengan total luas kebakaran mencapai 100 hektare.



(ALB)