Karnaval Danau Toba Momentum Emas Bagi Masyarakat

Budi Warsito    •    Minggu, 21 Aug 2016 17:15 WIB
festival danau toba
Karnaval Danau Toba Momentum Emas Bagi Masyarakat
Presiden Joko Widodo didampingi Iriana Joko Widodo saat Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) 2016 (Foto: MTVN/Budi Warsito)

Metrotvnews‎.com, Balige: Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) 2016 di Parapat, Kabupaten Simalungun, dan Balige, Kabupaten Toba Samosir, merupakan momentum emas bagi masyarakat Sumatera Utara. Khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Danau Toba.

Hal ini disampaikan anggota DPR RI Fraksi PDIP Maruarar Sirait. Ia menilai Presiden Joko Widodo sudah banyak melakukan langkah komprehensif guna memajukan Danau Toba sehingga masyarakat harus dapat menggunakan peluang emas itu. Danau Vulkanis terbesar di dunia itu akan menjadi lokasi wisata bertaraf internasional.

"Danau Toba harus bisa maju. Ini momentum emas buat Sumut," kata Maruarar Sirait, Minggu (21/8/2016).

Menurut dia, langkah komprehensif yang sudah dilakukan Presiden Jokowi di antaranya pembangunan fisik dan sumber daya manusia. Namun pelestarian lingkungan harus dijaga bersama-sama. Masyarakat pun telah merasakan langsung apa yang telah dilakukan orang nomor satu di Tanah Air itu.

"Di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, sekarang kita sudah bisa menikmati akses langsung dari Jakarta. Di Nias, runway Bandara Gunung Sitoli akan diperluas, begitu juga Pelabuhan Sibolga," kata Maruarar yang mengikuti kegiatan Presiden Jokowi selama di Sumatera Utara.

Ia pun tak heran dengan antusiasme yang masyarakat saat menyambut Presiden Jokowi. Selain itu, ia melihat, Jokowi pandai membangun komunikasi dengan para pejabat daerah mulai dari gubernur, bupati, hingga tokoh agama dan masyarakat.

"Sebagai orang yang mengerti lapangan, pendekatan Pak Jokowi sangat humanis," ujar pria yang akrab disapa Bang Ara itu.

Ara juga memuji langkah Gubernur Sumatera Utara dan tujuh bupati lainnya. Seluruh kepala daerah itu mempunyai semangat tinggi membangun destinasi wisata itu demi peningkatan ekonomi masyarakat.

"Saya salut kepala daerah telah bersatu padu, kompak, dan meninggalkan ego sektoral mereka masing-masing," tutur dia.

Apresiasi pun ia berikan kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam mewujudkan Danau Toba sebagai salah satu `Bali` baru di Indonesia. Ia berharap Kementerian Pariwisata juga mau membangun sekolah-sekolah pariwisata di sekitar Danau Toba untuk generasi penerus.

"Ini untuk menciptakan SDM-SDM yang berkualitas di bidang wisata dan juga mendidik anak-anak muda di sekitar Danau Toba untuk menjadi pengusaha-pengusaha di bidang pariwisata," pungkas dia.


(TTD)