Polisi Gerebek Pabrik Pembuat Minuman Beralkohol Dioplos Vanila

Alwi Alim    •    Jumat, 03 Nov 2017 17:55 WIB
penipuan
Polisi Gerebek Pabrik Pembuat Minuman Beralkohol Dioplos Vanila
Kapolda Sumsel ungkap pabrik miras polosan di Palembang, 3 November 2017, MTVN - Alwi

Metrotvnews.com, Palembang: Polda Sumatera Selatan mengungkap industri rumah tangga minuman keras di Kota Palembang. Industri tersebut mengoplos minuman beralkohol dengan zat penguat rasa.

Polisi menggerebek sebuah rumah di Jalan PDAM Kota Palembang, Jumat 3 November 2017. Polisi menyita ribuan botol minuman, alat pengepres tutup botol, stiker bertuliskan Mansion House dan Vodka, serta beberapa bahan untuk mengoplos minuman.

"Lima tersangka ditangkap yaitu Edison, 20; Joko, 33; Redi, 24; Ardana, 17; dan Erwan, 34," kata Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain di lokasi penggerebekan.

Dalam keterangan di depan polisi, tersangka Redi mengaku baru bekerja lima bulan. Ia mengoplos minuman dengan zat penguat rasa seperti vanila.

"Sehari produksi bisa 28 dus dan satu dus iti berisi 48 botol," kata Redi.

Ia mengaku bahan-bahan pengoplos dibeli di Jakarta dan dikirim melalui jasa ekspedisi. Pengirimnya berinisial R.

Setelah dilakukan pembuatan miras kemudian miras ini dikemas lalu dikirim ke beberapa kota. Warung-warung kecil di Palembang pun menjadi target penjualan.

"Kalau saya hanya mengoplos," ujar Redi.

Sementara itu, Joko menambahkan pria yang berinisial R itu merupakan orang Bandung. Sedangkan tugasnya hanya sebagai sopir.

"Saya baru bekerja disini selama tiga bulan," katanya.

Selama bekerja ia digaji oleh R sebesar Rp2 juta. Untuk penjual miras ini ia mengaku tidak mengetahuinya namun yang jelas miras ini di edarkan ke pelanggan di Kota Palembang.

"Satu dusnya itu Rp500 ribu, dimana satu dus berisi 48 botol," singkatnya.


(RRN)