Ratusan Pendemo Neno Warisman Masih Bertahan di Bandara Hang Nadim

Anwar Sadat Guna    •    Minggu, 29 Jul 2018 01:03 WIB
unjuk rasa
Ratusan Pendemo Neno Warisman Masih Bertahan di Bandara Hang Nadim
Mobil petugas kepolisian masih disiagakan di depan Bandara Hang Nadim Batam. Medcom.id/Anwar Sadat Guna

Batam: Ratusan pengunjuk rasa masih bertahan di Bandara Hang Nadim, Batam, Provinsi Kepri, Minggu dini hari, 28 Juli 2018. Mereka menolak kedatangan Neno Warisman ke Batam.

Mereka membawa tiga spanduk berukuran besar, bertuliskan menolak kehadiran Neno di Batam. "Tolak Neno Warisman ke Batam. Kami tak ingin Neno datang ke Batam," teriak pengunjuk rasa. 

Aksi unjuk rasa itu mendapat pengawalan ketat ratusan aparat kepolisian. Informasi yang dihimpun, hingga pukul 21.00 WIB, Neno masih berada di dalam bandara. Dia diamankan di musala bandara menunggu situasi kondusif. 

"Masih berada di dalam," ujar anggota kepolisian yang berjaga di terminal kedatangan bandara. 

Kedatangan Neno Warisman ke Batam untuk menghadiri acara #2019GantiPresiden yang digelar Minggu, 29 Juli 2018. Kegiatan itu diadakan di Dataran Engku Putri Batam Centre. 

Saat tiba di Bandara Hang Nadim, Neno langsung disambut unjuk rasa di depan bandara. Seorang pengunjuk rasa diamankan polisi dan Aviation Security (Avsec) bandara karena melemparkan bak sampah saat Neno menuju terminal kedatangan. 

Dalam rekaman video yang beredar di kalangan media yang tengah meliput, pria berjaket hitam itu langsung ditangkap dan dibawa ke kantor kepolisian setempat. Neno langsung diamankan untuk mencegah terjadinya bentrokan. 

Baca juga: Ratusan Warga Tolak Neno Warisman Datang ke Batam

Kapolsek Bandara Hang Nadim Iptu Bety N enggan berkomentar terkait insiden di dalam bandara. Hingga saat ini Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi dan Kapolresta Barelang masih berada di lokasi. Begitupun Komandan Brimob Polda Kepri. 

Akses menuju bandara sudah ditutup sejak pukul 20.00 WIB. Seluruh outlet baik di lantai satu dan dua bandara juga diminta tutup. Tampak ratusan aparat kepolisian bersenjata dibantu TNI AU melakukan penjagaan di objek vital tersebut. 



(SCI)