Tujuh Penambang Emas di Merangin masih Terjebak di Lubang Jarum

Antara    •    Selasa, 04 Sep 2018 11:50 WIB
tambang ilegal
Tujuh Penambang Emas di Merangin masih Terjebak di Lubang Jarum
Ilustrasi penambangan ilegal, Medcom.id

Jambi: Tim gabungan kesulitan mengevakuasi tujuh penambang emas ilegal yang terjebak di Desa Parit Tanjung, Kabupaten Merangin, Jambi. Para penambang terjebak di kubang galian sejak tiga hari lalu.

Kepala Kantor Basarnas Provinsi Jambi, Al Hussain mengatakan tim belum dapat mengevakuasi penambang. Namun tim gabungan tetap mengupayakan evakuasi.

"Akses menuju lokasi hanya dapat ditembus lewat jalur air, sehingga mobilisasi peralatan sangat sulit. Alat berat tidak dapat masuk lokasi," kata Al Hussain di Merangin, Selasa, 4 September 2018.

Hussain mengatakan evakuasi korban hanya dapat diakses dari lubang jarum. Sementara jalur tersebut tertutup longsor dan air.

Hingga hari ketiga, upaya yang dilakukan tim, kata Hussain, yaitu menyedot air yang merendam lubang jarum. Diperkirakan, lubang jarum itu mencapai kedalaman 30 hingga 50 meter.

Aktivitas ilegal ini sangat berisiko, sebab mereka membuat lubang tepat di bawah Sungai Merangin, salah satu sungai besar dengan bebatuan yang ada di daerah itu. Hussain mengatakan berdasarkan laporan awal, penambang yang terjebak sejak Minggu, 2 September 2018. 


(RRN)