Satu Tersangka Penyerangan Polda Sumut Pernah ke Suriah

Arga sumantri    •    Rabu, 28 Jun 2017 13:26 WIB
penyerangan
Satu Tersangka Penyerangan Polda Sumut Pernah ke Suriah
Mapolda Sumatera Utara. Foto: Metrotvnews.com/Budi Warsito

Metrotvnews.com, Jakarta: SP, ditetapkan sebagau salah satu tersangka penyerangan Markas Polda Sumatera Utara. Ia diketahui pernah pergi ke Suriah.

Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divisi Humas Polri Kombes Sulistyo Pudjo mengatakan polisi tengah mendalami keterlibatan kepentingan SP berangkat ke Suriah.

"Apakah yang bersangkutan ke Suriah ini mengikuti salah satu faksi atau berjuang dengan salah satu faksi. Kita sedang mendalami," kata Pudjo di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu 28 Juni 2017.

Pudjo memastikan kondisi SP berangsur pulih usai kritis saat mesti dilumpuhkan Densus 88 Anti Teror dalam proses penangkapan. Setelah pulih, polisi akan meminta keterangan lengkap SP soal keterlibatannya.

Pudjo mengatakan, paham radikal SP terbentuk sejak berangkat ke Suriah. Di sana, ideologi garis keras SP diyakini semakin kuat.

"Dalam arti yang bersangkutan siap bertempur membela pandangan ideologinya di Suriah," kata Pudjo.

SP jadi satu dari empat tersangka penyerangan Markas Polda Sumut. SP kini masih dalam perawatan. Dari kediamannya, polisi menyita beberapa barang bukti seperti dokumen, buku, cakram, VCD, dan pisau yang sama dengan yang digunakan pelaku.

Sampai saat ini, 17 orang sudah ditangakap tim gabungan Polda Sumut dan Densus 88 terkait penyerangan ini. Dari 17 orang itu, 12 di antaranya saksi dan empat orang lainnya merupakan tersangka, yakni SP, AR (meninggal dunia), B, dan FPY.

Polisi di pos jaga Polda Sumut diserang pukul 03.00 WIB, Minggu 25 Juni 2017. Aiptu M. Sigalingging meninggal dunia dalam insiden itu.




(UWA)