Puting Beliung Rusak 26 Rumah Warga di Batam

Anwar Sadat Guna    •    Senin, 05 Nov 2018 18:28 WIB
puting beliung
Puting Beliung Rusak 26 Rumah Warga di Batam
Rumah warga di Pulau Pecong, Kecamatan Belakangpadang, Batam, dilanda angin puting beliung.

Batam: Sebanyak 26 rumah warga Pulau Pecong, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, dilanda angin puting beliung. Akibatnya 26 rumah, termasuk kerambah apung dan tancap, serta kios bahan bakar minyak (BBM) di dua RT mengalami rusak berat.   

Lurah Pulau Pecong, Izat, mengatakan, angin puting beliung yang melanda puluhan rumah, kerambah apung dan tancap, serta kios BBM di RT 004 dan 005 terjadi, Minggu, 4 November 2018 sekitar pukul 13.30 WIB. Angin itu menyapu rumah warga dan menerbangkan seluruh atapnya. 

"Umumnya rumah mengalami rusak berat. Sebagian di antaranya rusak ringan dan sedang. Kerambah apung dan kios BBM milik warga di Kelurahan Pecong, juga rusak berat," ujar Izat, Senin, 5 November 2018. 

Ia mengatakan, jumlah rumah maupun kerambah dan kios BBM milik warga yang rusak berat di RT 004/RW 001 sebanyak 17 unit. Sedangkan di RT 005/RW 001 sebanyak 13 unit. "Jumlah seluruh bangunan yang terdampak yakni 30 bangunan, terdiri dari 26 unit rumah, dua kios BBM, dan dua kerambah apung," ujarnya. 

Dalam kejadian tersebut, satu warga mengalami luka-luka dan satu warga lainnya terkena sengatan petir. "Korban dibawa ke RSOB untuk mendapatkan perawatan," ujarnya. 

Izat mengatakan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam agar mendapatkan perhatian dan tindaklanjut penanganan korban. 

Kabag Humas Pemko Batam, Yudi Admaji mengatakan, bantuan untuk para korban angin puting beliung di Pulau Pecong, Kecamatan Belakangpadang, mulai disalurkan. Dinsos Batam langsung bergerak menyalurkan bantuan untuk kebutuhan selama tujuh hari ke depan. 

"Pemko Batam melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat juga mulai mendirikan posko bagi para warga di kelurahan tersebut. Semua bantuan dikoordinir oleh Dinsos untuk selanjutnya diserahkan kepada warga," ujarnya. 





(ALB)