Dua Oknum TNI AU Jadi Tersangka Penganiayaan Jurnalis

Budi Warsito, Farida Noris    •    Kamis, 20 Oct 2016 09:15 WIB
penganiayaan
Dua Oknum TNI AU Jadi Tersangka Penganiayaan Jurnalis
Ilustrasi--Stop kekerasan terhadap wartawan (Foto: Ant/Yusran Uccang)

Metrotvnews.com, Medan: Polisi Militer (POM) Angkatan Udara (AU) Lanud Soewondo menetapkan dua tersangka dalam kasus penganiayaan jurnalis saat peliputan bentrok di Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Polonia Medan, Sumatera Utara.

Komandan Satuan POM AU Lanud Soewondo Mayor Nicolas Sinaga menerangkan, dua tersangka merupakan oknum TNI AU yang diduga menganiaya Array A Argus, jurnalis Tribun Medan.

"Kami belum dapat mengungkap identitas kedua tersangka," kata Nicolas di Markas Lanud Soewondo, Rabu (19/10/2016).

Nicolas mengatakan mengenai perkembangan kasus dari pelaporan jurnalis lainnya, masih dalam proses. Dia membantah tudingan yang menyebutkan bahwa POM AU tidak serius dalam menangani kasus kekerasan ini.

"Tidak ada yang tidak di proses. Kita mau semuanya bisa cepat selesai. Kita tidak dapat secara terbuka mengungkapkan progress dari penyelidikan dan penyidikan yang dikerjakan," urainya.

Adapun pada Rabu (19/10/2016) Array A Argus dan Teddy Akbari (Harian Sumut Pos) memenuhi pemanggilan penyidik Satuan POM AU Lanud Soewondo, untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Keduanya didampingi tim kuasa hukum dari LBH Medan dan tim Advokasi Pers Sumut.

"Kasus yang menimpa Array, seharusnya segera bisa disidangkan. Sementara kasus yang lain, menurut POM AU, masih dalam penyelidikan," jelas kuasa hukum Array dan Teddy, Aidil Aditya. 



(MEL)