Kemenhub Kirim Tiga Kapal Patroli Cari Korban Kapal Tenggelam di Batam

Antara    •    Kamis, 03 Nov 2016 10:17 WIB
kapal tenggelam
Kemenhub Kirim Tiga Kapal Patroli Cari Korban Kapal Tenggelam di Batam
Petugas mengevakuasi korban meninggal dari kapal tenggelam di Perairan Batam, Rabu 2 November, Ant - M N Kanwa

Metrotvnews.com, Batam: Kementerian Perhubungan beserta tim gabungan melanjutkan pencarian korban kapal tenggelam di perairan Tanjung Bemban, Batam, Kepulauan Riau, pada Kamis 3 November. Menurut data dari BNPB, jumlah korban yang masih hilang sebanyak 44 orang.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut A Tonny Budiono mengatakan mengerahkan tiga kapal patroli untuk mencari korban. Yaitu KN 330 dan KN 592 dari Kanpel Batam serta KN Sarotama dari Pangkalan PLP Tanjung Uban.

"Hari ini kami akan lanjutkan pencarian korban tenggelamnya kapal tersebut, semoga para korban dapat ditemukan dalam waktu yang tidak lama," kata Tonny dalam keterangan tertulisnya.


(Pencarian korban kapal tenggelam di Perairan Batam, Rabu 2 November 2016, MI - Hendri Kremer)

Tonny mengatakan kapal kayu yang tenggelam itu tak memiliki nama dan penjelasan soal bobot. Tujuan kapal bersandar pun tak diketahui.

"Selain itu, jumlah penumpang yang diangkut pun belum jelas. Sebab kapal tak memiliki data manifest resmi," lanjut Tony.

Kapal tersebut, ujarnya, tak terdaftar di Pelabuhan Batam. Ia menduga kapal tersebut bukan bertolak dari pelabuhan resmi. Rute pelayarannya juga tak biasa karena menghindari patroli laut.

Tony mengatakan kapal bertolak dari Malaysia pada 2 November dini hari waktu setempat. Kapal mengangkut 98 tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal dan tiga awak. 

Pada pukul 05.00 WIB, badai besar menghantam perairan Tanjung Bemban saat kapal melintasi kawasan tersebut. Kapal lalu menabrak karang dan tenggelam.

Baca: Ada Bayi di Antara 18 Jenazah Korban Kapal Tenggelam

Hingga berita ini dimuat, 18 penumpang ditemukan meninggal. Sedangkan 39 lainnya selamat dan 44 orang masih dalam pencarian.

Tim DVI Polda Batam Kepulauan Riau mengidentifikasi jenazah. Tujuh jenazah telah teridentifikasi. Berikut videonya:
 


(RRN)