Pemohon Tembak Calo, Polisi Medan Gencarkan Razia

   •    Sabtu, 15 Oct 2016 11:29 WIB
ott di kemenhub
Pemohon Tembak Calo, Polisi Medan Gencarkan Razia
Ilustrasi razia calo. Foto: Antara/Nyoman Budhiana

Metrotvnews.com, Medan: Insiden tertembaknya calo oleh pemohon SIM yang kecewa membuat Polrestabes Medan, Sumatera Utara, menggencarkan razia terhadap calo. Aksi bersih-bersih calo ini berlangsung di sekitar Kantor Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan, di Jalan Adinegoro Medan.

"Ada calo yang ditembak pemohon SIM karena pengurusan SIM-nya tak kunjung selesai," kata Kasat Lantas Polrestabes Medan, Kompol Rizal, Sabtu (15/10/2016).

Sejak dua hari terakhir tim gabungan Polrestabes Medan gencar melancarkan aksi bersih-bersih calo. Tim yang terdiri dari anggota Provost, Satlantas, dan Samapta Polrestabes Medan ini menangkap 9 calo.

"Namun, karena tidak ada korban yang mengadu, para calo itu hanya dibina dan diminta menandatangani surat pernyatan untuk tidak mengulangi perbuatannya," kata Rizal.

Saat ini pembuatan SIM di Satlantas Polrestabes Medan sudah menggunakan sistem online yang langsung tersambung ke Korlantas Polri, sehingga tidak ada lagi peluang calo menjadi perantara.

Sementara itu, kasus penembakan calo sudah diserahkan ke kejaksaan. Rizal berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk tidak mengurus perizinan ke pihak ketiga.

Maraknya persoalan pungutan liar dan keberadaan calo mencuat usai tertangkapnya pegawai Kementerian Perhubungan yang tengah meminta pungutan ke pengguna jasa pada Selasa 11 Oktober. Presiden Joko Widodo sampai turun untuk memantau aksi tangkap tangan yang dilakukan polisi itu. 

Beberapa jam sebelum aksi itu, di Istana Negara, Jokowi sudah meminta jajarannya menggencarkan operasi pemberantasan pungutan liar (OPP). OPP merupakan bagian dari paket kebijakan hukum untuk memperbaiki pelayanan terhadap masyarakat. (M. Harizal)

 


(UWA)