Waspadai Peningkatan Potensi Hujan Lebat di Sumut

Farida Noris    •    Senin, 06 Nov 2017 16:43 WIB
prakiraan cuaca
Waspadai Peningkatan Potensi Hujan Lebat di Sumut
Ilustrasi. Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Medan: Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) memprakirakan pada November curah hujan relatif tinggi di Sumatera Utara. Curah hujan yang akan terjadi umumnya berada pada kategori menengah (151-200 mm) hingga tinggi atau lebih besar dari 300 mm.

Adapun wilayah dengan prakiraan curah hujan tinggi meliputi sebagian kecil Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Mandailing Natal. Sedangkan wilayah yang berpeluang masih ada hujan sangat pendek yaitu, Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Serdangbedagai.

"Massa udara basah pada lapisan rendah terkonsentrasi di wilayah sebagian besar Sumatera, Kalimantan, Sulawesi Utara. Ini menyebabkan proses konveksi dalam skala lokal turut mendukung pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia," kata Kepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah I, Syahnan, Senin 6 November 2017.

Dia menyebutkan, konveksi adalah proses pemanasan vertikal yang membawa uap air pada siang hari, sehingga dapat membantu pembentukan awan tebal menjulang tinggi. Sedangkan konvergensi atau gerakan angin dalam bentuk arus masuk horizontal ke suatu daerah.

"Sehingga mengumpulnya massa udara di suatu daerah yang membantu pembentukan awan tebal akan terbentuk di wilayah Sumut dan Riau. Kondisi tersebut, dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan," ucapnya.

Syahnan mengungkapkan, untuk distribusi curah hujan yang terjadi selama periode tanggal 11 sampai dengan 20 Oktober pada umumnya berada pada ketegori rendah (0-50 mm) hingga menengah (berkisar antara 51-150 mm). 

"Sedangkan curah hujan dengan kategori tinggi terjadi di sebagian Kabupaten Asahan (Bandar Pulau Pekan), Kabupaten Deliserdang (Sibolangit), Kota Binjai (Binjai Selatan), Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Langkat (Bahorok, Batang Serangan, Tanjung Langkat, Turangi Lama, Boyan, dan Kebun Langkup)," urainya.

Dalam kurun waktu itu, adapun curah hujan dengan kategori Sangat Tinggi (>300 mm) terjadi di sebagian Kabupaten Asahan (Bandar Selamat dan Bandar Pasir Mandoge).

"Adapun daerah dengan potensi rawan banjir kategori tinggi berada pada sebagian wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Kota Gunung Sitoli, dan Nias Selatan," bebernya.


(ALB)