2.241 JCH Embarkasi Batam Sudah Berada di Madinah

Anwar Sadat Guna    •    Jumat, 04 Aug 2017 17:15 WIB
haji 2017
2.241 JCH Embarkasi Batam Sudah Berada di Madinah
Petugas PPIH Embarkasi Batam menyerahkan uang saku atau living cost sebesar 1.500 riyal kepada JCH asal Pelalawan di Asrama Haji Batam, Jumat, 4 Agustus 2017.--MTVN/Anwar--

Metrotvnews.com, Batam: Sebanyak 2.241 Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Batam telah tiba di Madinah, Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji. Seluruh jemaah berasal dari Provinsi Kepri dan Riau dan tergabung dalam kloter 1-5. 

"Total yang sudah kami berangkatkan 2.241 JCH. Mereka mulai diberangkatkan pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2017 sekira pukul 23.05 WIB," kata Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Subadi saat ditemui Metrotvnews.com di Asrama Haji Batam, Jumat, 4 Agustus 2017.

Subadi mengatakan, Embarkasi Batam kembali akan memberangkatkan JCH yang tergabung dalam kloter 6. Jumlahnya sebanyak 446 orang. Mereka berasal dari Kabupaten Pelalawan, Riau, 193 orang dan Kabupaten Siak sebanyak 253 jemaah. 

"Seluruh jemaah kloter 6 akan diberangkatkan nanti malam sekira pukul 23.00 menggunakan pesawat Saudi Arabia SV 5519-Boeing 747-400. Perkiraan sampai di Madinah sekira pukul 04.20 waktu Arab Saudi," kata Subadi.

Selain kloter 6, sambung Subadi, sebanyak 178 JCH asal Pelalawan yang tergabung dalam kloter 7 sudah tiba di Asrama Haji Batam. Selanjutnya akan disusul JCH dari Dumai sebanyak 212 orang, Indragiri Hilir (Inhil) 6 orang, Pelalawan tahap dua sebanyak 33 orang, dan Rokan Hulu (Rohul) 10 orang. 

"Total JCH kloter 7 sebanyak 439 orang. Mereka akan datang secara bertahap hari ini. Dan seluruhnya akan diberangkatkan besok, 5 Agustus sekira pukul 23.00 WIB," ujarnya. 

JCH Embarkasi Batam Dikarantina Selama 24 Jam

Subadi menjelaskan, seluruh jemaah yang masuk di Asrama Haji Batam akan dikarantina selama 24 jam. Selama masa karantina itu, papar Subadi, dokumen keimigrasian para jemaah berupa paspor dan visa langsung diproses. 

"Selama karantina, para jemaah juga akan mendapatkan uang pengganti paspor Rp355 ribu, living cost sebesar 1.500 real (sekira Rp6 juta), gelang, dan menjalani pemeriksaan kesehatan tahap tiga atau tahap lanjut," jelasnya. 

Ketua PPIH Embarkasi Batam, Marwin Jamal menuturkan, sejauh ini proses pemberangkatan JCH Embarkasi Batam berjalan lancar. Fasilitas berupa sarana transportasi, konsumsi, dan tempat penginapan (Asrama Haji) sudah dipersiapkan jauh hari sebelumnya.

"Alhamdulillah sejauh ini berjalan lancar. Kami harapkan seluruh petugas PPIH Embarkasi Batam memberikan pelayanan yang baik kepada para jemaah," ujarnya, saat ditemui Metrotvnews.com di Asrama Haji Batam, 4 Agustus 2017. 

Kakanwil Kemenag Kepri ini menjelaskan, Embarkasi Batam melayani 27 kloter, mulai tanggal 30 Juli hingga 25 Agustus mendatang. Ke-27 kloter tersebut berasal dari empat provinsi yakni; Provinsi Kepri, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat (Kalbar).

"27 kloter ini dibagi lagi menjadi dua gelombang. Gelombang I yakni Kloter 1-13 dan Gelombang II yakni Kloter 14-27. Gelombang I langsung menuju Madinah, sedangkan Gelombang II menuju Jeddah," ujarnya. 


(ALB)