Kegiatan HTI di Sumsel akan Ditertibkan

Alwi Alim    •    Rabu, 19 Jul 2017 15:47 WIB
perppu pembubaran ormas
Kegiatan HTI di Sumsel akan Ditertibkan
Spanduk dan papan penunjuk sekretariat HTI Sumatera Selatan di Palembang, MTVN - Alwi Alim

Metrotvnews.com, Palembang: Pemerintah bakal menertibkan kegiatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Sumatera Selatan. Tindakan itu dilakukan menyusul pengumuman dari pemerintah pusat yang resmi membubarkan organisasi masyarakat HTI.

Rabu 19 Juli 2017, pemerintah membubarkan HTI. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mencabut surat keputusan Badan Hukum HTI.

Alasannya, kata Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham, Freddy Harris, HTI mengingkari anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi. Praktik kegiatan HTI dinilai bertentangan dengan Pancasila dan tak berjiwa NKRI. Padahal, AD/ART HTI mencantumkan Pancasila sebagai ideologi.

Baca: Badan Hukum HTI Resmi Dicabut 

Lantaran itu, Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumsel,  Richard Chayadi menyatakan HTI di provinsi tersebut sudah bubar. Bila HTI bersikeras menolak, pemerintah akan melakukan penertiban kegiatan.

"Tapi saat ini, kami masih menunggu surat dari pemerintah pusat untuk penertiban ini," kata Richard di Palembang, Sumsel.

Richard mempersilakan HTI menempuh jalur hukum bila tak menerima keputusan itu. Selama proses hukum berjalan, Richard mengatakan akan terus memantau kegiatan HTI di Sumsel.

"Pada bulan April lalu HTI di Sumsel sempat  berencana melakukan kegiatan di salah satu masjid di Palembang. Tapi,  karena tidak memiliki izin maka kami langsung gagalkan kegiatan tersebut," terangnya.

Begitu juga saat ini,  selama proses hukum berjalan maka setiap kegiatan HTI harus memiliki izin dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan pihak keamanan. 

Dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan rapat koordinasi dengan Forkominda untuk memonitoring kegiatan HTI di Sumsel. 

"Kalau hanya pengajian saja tentu tidak melanggar dan kami tentu izinkan. Tapi,  jangan membawa nama HTI," tegasnya. 

Untuk sekretariat HTI Sumsel dan spanduk,  pihaknya akan bekerja sama dengan aparat keamanan,  seperti polisi,  Pol PP dan lain sebagainya untuk melakukan penertiban. 

"Kami masih menunggu surat dari pemerintah pusat dalam penertiban ini," pungkasnya.  

Lihat video:
 


(RRN)