Kader Dicokok KPK, Golkar Belum Beri Bantuan Hukum

Budi Warsito    •    Rabu, 13 Sep 2017 19:47 WIB
ott kpk
Kader Dicokok KPK, Golkar Belum Beri Bantuan Hukum
Ilustrasi KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Medan: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencokok tujuh orang pejabat dan swasta di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Diduga Bupati Batubara berinisial OK AZ turut diboyong petugas.

OK AZ merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Batubara. DPD Golkar Sumatera Utara menyatakan belum bakal memberi bantuan hukum ke OK AZ.

"Beliau kan tersangkut karena jabatannya sebagai bupati bukan sebagai Ketua DPD Golkar. Sejauh ini kita belum putuskan untuk memberikan pendampingan hukum," pungkas Irham. Sekretaris DPD Golkar Sumatera Utara Irham Buana ketika dikonfirmasi, Rabu 13 September 2017.

Dia juga belum bisa memutuskan apakah Golkar mengambil langkah, walaupun OK AZ disebut sebagai salah satu kader terbaik Golkar di wilayah Sumatera Utara.

"Tentu kita berempati terhadap apa yang terjadi hari ini. Karena beliau salah satu kader terbaik Partai Golkar Sumut," kata dia.

Ia hanya mengaku cukup prihatin. Dia menyayangkan OK AZ diseret petugas dalam operasi senyap KPK. Padahal, OK AZ sudah menjadi Bupati Batubara selama dua periode.

"Apapun alasannya, beliau sudah dua periode sebagai Bupati," kata Irham.

KPK kembali Operasi tangkap tangan (OTT) kembali dilakukan, Rabu 13 September 2017. Diduga salah satu pejabat yang di OTT merupakan Bupati Batubara berinisial OK AZ.

Berdasarkan informasi dari pihak KPK, OTT yang dilakukan ini berkaitan pengurusan sejumlah proyek di Kabupaten Batubara. Selain mencokok tujuh orang, sejumlah uang juga disita dari operasi tersebut.

 


(SUR)