Darwin dan Samsir Terjerat Kasus Korupsi Lain

Farida Noris    •    Senin, 18 Sep 2017 18:58 WIB
korupsi
Darwin dan Samsir Terjerat Kasus Korupsi Lain
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Medan: Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Sergai Darwin Sitepu dan Bendahara Pengeluarannya Samsir Muhammad Nasution kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana kas di Dinas PU Bina Marga sekitar Rp1,5 miliar. Sebelumnya, keduanya sudah menjadi pesakitan dalam kasus korupsi proyek pemeliharaan jalan beranggaran Rp1,1 miliar.

"Keduanya diduga memakai duit proyek untuk kepentingan pribadi," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, Senin 18 Agustus 2017.

Sumanggar menyebutkan, hasil audit BPK Provinsi Sumut, kas Dinas PU Bina Marga Pemkab Sergai, tekor Rp1,5 miliar. Sementara, Darwin dan Samsir tak bisa menjelaskan ke mana larinya duit. "Keduanya ditetapkan sebagai tersangka sekitar dua minggu lalu. Jadi bisa disimpulkan bahwa kasus dugaan korupsi itu, layak untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan (dik) oleh Kejati Sumut," ucapnya.

Dalam kasus ini, penyidik Kejati Sumut juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Darwin dan Samsir di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IA Tanjung Gusta Medan. "Kejati Sumut saat ini sedang merampungkan hasil pemeriksaan kasus korupsi tersebut. Kita akan kembali panggil saksi-saksi sekaitan kasus tersebut."

Kejati Sumut juga telah menetapkan Darwin Sitepu dan Samsir Muhammad sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan, di Kabupaten Sergai anggaran 2014 yang bersumber dari dana APBD senilai Rp11,1 miliar 

Dalam pengerjaan proyek jalan tersebut terjadi penyimpangan dan penyalahgunaan, sehingga merugikan keuangan negara mencapai nilai Rp6 miliar lebih. Untuk kasus ini, keduanya akan menjalani sidang dalam agenda tuntutan. 



(ALB)