Tujuh Mahasiswa Meninggal

Kampus tak Tahu Kegiatan Mahasiswa di Kabupaten Karo

   •    Senin, 03 Dec 2018 13:23 WIB
tanah longsor
Kampus tak Tahu Kegiatan Mahasiswa di Kabupaten Karo
Ilustrasi longsor, Medcom.id - M Rizal

Medan: Tujuh mahasiswa Universitas Prima Indonesia (Unpri) tewas di pemandian air panas di Desa Dolu, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Rektor Unpri Chrismis Novalinda Ginting mengatakan tak tahu menahu soal kegiatan mahasiswanya di Desa Dolu.

"Kami mendapat informasi bahwa para mahasiswa ini atas inisiatif mereka sendiri untuk berlibur dan berwisata ke tempat pemandian air panas," kata Chrismis di Medan, Sumut, Senin, 3 Desember 2018.

Chrismis mengatakan mereka ke Desa Dolu untuk acara keakraban. Sebanyak 53 mahasiswa berangkat ke lokasi tanpa sepengetahuan rektorat. Sebab agenda itu bukan kegiatan resmi kemahasiswaan. Meski demikian, rektorat tetap mengirim tim untuk mendampingi mahasiswa.

"Kami juga menyatakan duka cita dan belasungkawa pada korban yang meninggal," lanjut Chrismis.

Kecelakaan terjadi pada Minggu, 2 Desember 2018. Sebelum kejadian, mereka mengikuti malam keakraban digelar oleh Ikatan Mahasiswa Karo (IMKA) Unpri.

"Total ada sekitar 53 mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo, Natanail Peranginangin.

Natanai mengatakan musibah terjadi bukan karena tanah longsor, tapi runtuhnya bangunan tembok penahan air. Setelah kegiatan malam keakraban, mereka beristirahat di pondok yang berlokasi di sekitar pemandian. Saat tembok runtuh, mereka tak bisa menyelamatkan diri. 

(Media Indonesia)



(RRN)