10 Ribu KK di Medan Terdampak Banjir Rob

Farida Noris    •    Senin, 19 Sep 2016 14:48 WIB
rob
10 Ribu KK di Medan Terdampak Banjir Rob
Seorang anak bermain di sekitar genangan banjir rob di Belawan, Medan, Sumatera Utara, Rabu (8/6/2016). Foto: Antara/Septianda Perdana

Metrotvnews.com, Medan: Banjir rob menggenangi pemukiman warga di Medan, Sumatera Utara, Senin 19 September 2016. Sebanyak 10.016 kepala keluarga di tiga kecamatan terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Medan, Hannalore Simanjuntak, mengatakan tiga kecamatan yang terdampak banjir rob adalah Kecamatan Medan Marelan (Kelurahan Paya Pasir, Kelurahan Labuhan Deli & Kelurahan Terjun) sebanyak 1.109 KK. 

Kemudian, Kecamatan Medan Labuhan (Kelurahan Nelayan Indah dan Kelurahan Sei Mati) 970 KK. Dan Kecamatan Medan Belawan (Kelurahan Belawan I, Belawan II, Bahari, Bahagia, Sicanang, dan Kelurahan Bagan Deli) 7.856 KK. "Banjir rob mulai terjadi sekitar pukul 01.45 WIB," ujar Hannalore.

Banjir rob pertama kali menggenangi Medan Labuhan dan Medan Belawan. Untuk Medan Marelan, air naik mulai pukul 04.30 WIB. Ketinggian air mencapai 40 sentimeter.

"Banjir pasang besar (rob) di wilayah ini merupakan siklus tahunan dan bisa terjadi beberapa kali dalam setahun," kata Hannalore.

Tingkat penurunan air yang sangat lambat membuat sebagian wilayah masih tergenang banjir walaupun air laut telah surut. Meski begitu, aktivitas warga terdampak tetap berjalan normal.

"Petugas sudah mendata dan menyosialisasikan masyarakat agar tetap siaga. Apabila banjir berlanjut segera hubungi call center posko siaga bencana BPBD Kota Medan," kata dia.

Evakuasi terhadap pengungsi belum dilaksanakan karena kondisi banjir belum mengkhawatirkan. Selain itu, warga masih tetap ingin bertahan di rumah masing-masing.

 


(UWA)