Tabung Gas Restoran Cepat Saji di Binjai Meledak

Puji Santoso    •    Jumat, 27 Oct 2017 17:31 WIB
gas elpiji
Tabung Gas Restoran Cepat Saji di Binjai Meledak
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Binjai: Tabung gas 40 kilogram di restoran cepat saji, di Jalan Sutomo, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara meledak. Akibatnya tiga pekerja di restoran itu terluka, Jumat siang 27 Oktober.

Tiga korban yakni, Indra Saputra, 32, warga Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Abdul Manan Daulay, 32, warga Kelurahan Sumber Muliorejo, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, dan Dedek Prasetyo, 28, warga Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai.

Ketiga korban sudah dievakuasi dan dibawa menuju Ruang IGD RSU Bidadari, Kota Binjai, akibat menderita luka bakar serius.

Keterangan yang dikumpulkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. Tidak hanya melukai ketiga korban, ledakan itu pun turut memicu kebakaran hingga menghanguskan bangunan dan perkakas di dalamnya.

Di sisi lain, peristiwa itu pun turut memicu kepanikan para pengunjung dan sebagian besar warga sekitar. Sebab, lokasi berada tepat di lantai dua sebuah supermarket ternama di Kota Binjai.

"Memang tadi sempat terdengar suara ledakan. Setelah itu, muncul pula asap tebal disertai api dari atap gedung," seru Samsul, seorang pengemudi becak bermotor yang kebetulan sedang menunggu calon penumpang di sekitar kawasan tersebut.

Pasca peristiwa tersebut, empat unit armada pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai segera datang melakukan upaya pendinginan, serta evakuasi para pengunjung.

Sementara itu, pihak kepolisian dan petugas instalasi PT PLN (Persero) Area Binjai turut melakukan upaya pengamanan dan pemadaman aliran listrik untuk sementara waktu di kawasan tersebut.

"Sejauh ini upaya pemadaman masih terus dilakukan. Pasalnya petugas pemadam masih menemukan indikasi titik api," kata Kapolsek Binjai Utara,

Kompol Syaiful Bahri, yang dihubungi dan saat dihubungi sedang berada di lokasi kebakaran.

Hanya saja menurut Syaiful, pihaknya belum bisa merincikan berapa jumlah kerugian material akibat peristiwa kebakaran itu. "Nanti saja kita sampaikan," ujarnya.


(ALB)