Koarmabar Tangkap Tiga Kapal Bermuatan Ilegal di Batam

   •    Rabu, 21 Mar 2018 23:03 WIB
penyelundupan
Koarmabar Tangkap Tiga Kapal Bermuatan Ilegal di Batam
Tim Gabungan WFQR IV mengamankan barang-barang ilegal yang dibawa tiga kapal tangkapan. Foto: Istimewa

Batam: Tiga kapal pengangkut barang ilegal ditangkap Tim Gabungan Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam di Sungai Lekop Sagulung Batam, Kepulauan Riau, Rabu, 21 Maret 2018.

Tim Gabungan WFQR IV yang menggunakan Patkamla Sea Rider 1 mencegat tiga kapal berbendera Indonesia. Ketiga kapal ini beridentitas lambung KM Eka Wijaya, KM Doa Ibu, dan KM 1 Putra 2 Putri. Penangkapan berlangsung di sekitar Sungai Lekop Sagulung.

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama Eko Suyatno menyebut Tim gabungan WFQR IV terus melakukan berpatroli dan menindak salah satu rawan pergerakan kapal ilegal ini.

"Kita lakukan semua ini sebagai upaya untuk meminimalisir masuknya barang-barang illegal ke wilayah Kepri," ujar Eko, Rabu, 21 Maret 2018.


Tim Gabungan WFQR IV mengamankan barang-barang ilegal yang dibawa tiga kapal tangkapan. Foto: Istimewa


Ketiga kapal mengangkut barang-barang ilegal dan diduga melakukan pelanggaran pelayaran.

Penangkapan berawal dari informasi intelijen tentang dugaan operasi kapal bermuatan barang ilegal dari Batam dan dibawa keluar tanpa dilengkapi dokumen. Selanjutnya tim WFQR IV melakukan pengembangan informasi intelijen dan melaksanakan patroli penyekatan di beberapa titik.

Ketiga kapal tersebut ditangkap karena mengangkut barang ilegal seperti barang elektronik, pakaian, perlengkapan olahraga (busur), barang-barang bekas dan guci. Ketiganya berlayar tanpa dilengkapi dokumen yang sesuai.

Ketiga kapal beserta muatan dan ABK kapal dikawal Patkamla Sea Rider 1 menuju Lanal Batam untuk diproses lebih lanjut.


(SUR)