KPU Tanjungpinang Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih

Anwar Sadat Guna    •    Rabu, 07 Feb 2018 16:14 WIB
pilkada serentak
KPU Tanjungpinang Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih
ilustrasi Medcom.id

Batam: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang memantau proses pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) di empat kecamatan di KotaTanjungpinang, Rabu, 7 Februari 2018.

Proses pemantauan tersebut untuk memastikan agar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayah masing-masing mampu mengawasi proses coklit dengan benar.

"Nanti kami akan mengambil sampling 5 persen PPDP untuk mengetahui proses di lapangan seperti apa setelah hampir dua pekan mereka mencoklit data pemilih," ujar Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria, Rabu, 7 Februari 2018.

Robby mengungkapkan, proses pemutakhiran data pemilih bertujuan untuk mendata masyarakat kondisi terkini, baik yang sudah masuk dalam DPT pilgub terakhir 2015, dan DP4 terbaru. 

Sekaligus mencoret pemilih yang sudah meninggal, pindah domisili keluar Kota Tanjungpinang, berubah status menjadi anggota TNI, Polri, atau yang terganggu jiwanya dari dalam daftar DP4. 

"Jika ada pemilih baru belum masuk ke dalam DP4, maka PPDP harus menambahkan datanya ke dalam daftar pemilih," ungkap Robby. 

Selain itu, kata dia, untuk memastikan proses berjalan dengan optimal, KPU Kota Tanjungpinang meminta PPS dan PPK rutin melakukan monitoring untuk memastikan PPDP berkerja dengan baik.

Sekadar diketahui, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Kota Tanjungpinang pada Pilgub Kepri 2015 lalu mencapai 146.207 orang. 

Anggota KPU Kota Tanjungpinang Zulkifli Riawan menambahkan, empat kecamatan sudah mulai meng-update pencocokan dan penelitian. Saat ini sudah berjalan lebih 50 persen. "Kami akan terus melakukan monitoring ke setiap kecamatan,"  ujarnya. 

Zulkifli mengingatkan, masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP-el harus segera melakukan perekaman. Salah satu syarat agar bisa menggunakan hak pilih adalah calon pemilih sudah melakukan perekaman KTP-el sesuai PKPU Nomor 2 tahun 2017.

"Bagi calon pemilih yang sudah memasuki umur 17 tahun, segera merekam KTP-el agar bisa menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni 2018 mendatang," imbuhnya.

Ia menjelaskan, bukti bahwa sudah dilakukan coklit adalah adanya tempelan stiker Model 2-KWK di rumah. Jika ada warga yang belum didata oleh petugas PPDP agar segera melapor ke kelurahan setempat.

Robby menambahkan, anggota PPDP sudah diperiksa di jaringan sipol bahwa mereka tidak masuk dalam anggota partai politik  (parpol). Tetapi mereka masih dibolehkan masuk dalam organisasi kemasyarakatan .

"Jika ormas biasa tidak masalah. Tetapi jika menjadi tim sukses, itu yang tidak boleh," tegas Zulkifli. 

Ia juga mengingatkan agar warga membuka pintu rumah jika petugas PPDP datang. Petugas PPDP akan mendatangi setiap rumah dengan sistem door to door untuk melakukan pencoklitan data pemilih. 

"Kami mendorong masyarakat Tanjungpinang agar menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Kota Tanjungpinang 2018," pungkasnya. 


(ALB)