Kasus Korupsi Dana MTQ Sekda Asahan Dilimpahkan ke PN Medan

Farida Noris    •    Senin, 30 Oct 2017 20:07 WIB
korupsi
Kasus Korupsi Dana MTQ Sekda Asahan Dilimpahkan ke PN Medan
Ilustrasi korupsi/MTVN/Mohammad Rizal

Metrotvnews.Com, Medan: Kasus dugaan korupsi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Provinsi Sumut tahun 2015 memasuki babak baru. 

Tim penyidik Pidana Khusus Kejari Asahan telah melimpahkan berkas perkara yang menjerat Sekda Asahan Sofyan dan mantan Kabag Sosial Setdakab Asahan, Darwin Pane itu ke Pengadilan Negeri Medan.

"Berkas kedua tersangka telah dilimpahkan ke PN Medan pada 23 Oktober 2017. Berkas langsung diserahkan oleh Kasi Pidsus Asahan Elon Pasaribu," ucap Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar, Senin 30 Oktober 2017.

Sumanggar menjelaskan kedua tersangka saat ini telah ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan. "Mereka tetap dalam penahanan penyidik," kata Sumanggar.

Dengan pelimpahan ini, kata Sumanggar, jaksa hanya tinggal menunggu penetapan jadwal sidang dan majelis hakim dari PN Medan.

"Jadwal sidang belum kita terima, jadi kita tunggu saja," sebutnya.

Dalam kasus ini, tim penyidik Pidana Khusus Kejari Asahan telah menetapkan Sofyan dan Darwin Pane sebagai tersangka sejak setahun lalu. 

Penetapan tersangka ini setelah penyidik menemukan dugaan korupsi dalam pelaksanaan MTQN ke-35 tingkat Provinsi Sumut yang digelar di Kabupaten Asahan pada Agustus 2015. 

Saat pelaksanaan MTQ itu, Sofyan yang menjabat Kabag Sosial Pemkab Asahan, ditunjuk sebagai ketua panitia dan Darwin sekretarisnya. 

Pagu anggaran dalam kegiatan itu sebesar Rp9 miliar dengan rincian Rp7 miliar dari APBD Asahan dan Rp2 miliar dari APBD Sumut.

Namun diduga telah terjadi penggunaan anggaran tidak sesuai peruntukan dan penggelembungan biaya. Berdasarkan audit, kerugian negara dalam kegiatan ini mencapai Rp487 juta.





(ALB)