Lima Titik Panas Terdeteksi di Riau

Antara    •    Selasa, 14 Mar 2017 10:57 WIB
kebakaran lahan dan hutan
Lima Titik Panas Terdeteksi di Riau
Ilustrasi kebakaran lahan di Pekanbaru, Riau -- ANT/Rony Muharrman

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi lima titik panas di Riau. Titik panas itu mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan.

"Lima titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen terpantau di Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Siak," kata Kepala BMKG Pekanbaru Sugarin di Pekanbaru, Riau, Selasa, 14 Maret 2017.

Sugarin menjelaskan, titik panas tersebut terpantau satelit Terra dan Aqua pukul 06.00 WIB hari ini. Sebaran titik panas terpantau di Indragiri Hilir dua titik, Pelalawan dua titik, dan satu titik lainnya di Kabupaten Siak.

Di Indragiri Hilir, dua titik panas terpantau di Kecamatan Enok dan Kecamatan Tembilahan. Sementara, di Pelalawan, dua titik panas menyebar di Kecamatan Kuala Kampar. Satu titik panas lainnya terpantau di Kabupaten Siak, tepatnya di Kecamatan Siak Sri Indrapura.

Menurut Sugarin, dari seluruh titik panas yang terpantau hari ini tidak ada yang dipastikan sebagai titik api. "Jadi, perlu pemeriksaan langsung ke lapangan untuk memastikan indikasi adanya kebakaran," tuturnya.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Pekanbaru Slamet Riyadi mengatakan, sejumlah wilayah di Riau pagi ini terpantau hujan. Hujan petir mengguyur Pelalawan. Begitu juga di Rengat, Dumai, dan Pekanbaru.

"Titik panas yang terpantau hari ini merupakan akumulasi selama 24 jam. Jika dini hari tadi hujan, kemungkinan titik panas terpantau kemarin sore," urainya.

BMKG mendeteksi Keberadaan titik panas di Riau selama sepekan terakhir. Sebelumnya, pada Jumat-Sabtu, 10-11 Maret 2017, titik panas juga terpantau di Pelalawan dan Siak.

Padahal, saat ini lima kabupaten di Riau, termasuk Pelalawan terendam banjir. Hanya saja, banjir di Pelalawan tidak terjadi di Kecamatan Kuala Kampar.

Slamet menuturkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih berpotensi terjadi di Riau, meski saat ini banjir terjadi di Riau. Hal ini dikarenakan intensitas hujan diprediksi mengalami penurunan dalam beberapa hari kedepan, terutama diwilayah tengah dan selatan Riau.

Keberadaan lima titik panas yang terpantau BMKG di Riau merupakan yang keempat kali dalam sepekan terakhir, atau selama awal Maret 2017. Pada Januari-Februari 2017, kebakaran sempat melanda sejumlah kabupaten di Riau. Rokan Hilir merupakan wilayah terakhir yang terbakar pada akhir Februari 2017 lalu, dengan total luas kebakaran mencapai 100 hektare.


(NIN)