BMKG Deteksi 30 Titik Panas di Sumatera

   •    Senin, 12 Sep 2016 13:48 WIB
kebakaran lahan dan hutan
BMKG Deteksi 30 Titik Panas di Sumatera
Foto ilustrasi: Heli Bell 412 EP dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terbang dari Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Sabtu (20/8). (Ant/Jessica Helena Wuysang)

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru mendeteksi sebanyak empat titik panas di Provinsi Riau, Senin, 12 September. Titik panas itu menyebar di empat kabupaten, yakni Kampar, Rokan Hulu, Pelalawan, dan Rokan Hilir.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi, mengatakan, empat titik panas di Riau turut menyumbang sebaran 30 titik panas di seluruh Pulau Sumatera, hari ini.

"Di Provinsi Sumatera Utara terpantau 12 titik, lalu Provinsi Bangka Belitung sembilan titik, Provinsi Sumatera Barat lima titik dan Provinsi Riau empat titik," ujar Slamet seperti dikutip Antara di Pekanbaru, Riau.

Sementara itu, dari empat titik panad yang terpantau di Riau, satu titik mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen. Satu titik itu berada di Kabupaten Rokan Hulu, tepatnya di Kecamatan Rambah.

Keberadaan titik panas di Riau sejak akhir pekan lalu terus meningkat meski tidak signifikan. Dari pantauan udara Satgas siaga darurat Karhutla Riau, titik panas menyebar di keempat kabupaten di atas serta satu titik di pinggiran Kota Pekanbaru.

Saat ini, Satgas memiliki sejumlah armada untuk operasi pencegahan dan penanggulangan Karhutla dari udara. Di antaranya, dua unit MI-8, satu unit heli MI-171, satu unit heli Sikorsky, satu unit heli Bolkow 105, serta dua unit pesawat Air Tractor.

Seluruh armada itu dimanfaatkan untuk pengeboman air. Selain itu, Satgas juga menyiapkan satu pesawat Cassa modifikasi cuaca.

3.743 hektare hangus

Seluruh komponen Satgas terus bersiaga meski akhir-akhir ini kondisi Karhutla di Riau cenderung membaik dibanding medio Agustus 2016.

Perlu diketahui, berdasar data yang dirilis Satgas, Karhutla yang terjadi hampir merata di Riau sejak Januari hingga kini telah menghanguskan sekitar 3.743 hektare. Sementara itu, sejauh ini 86 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara Karhutla.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pekan ini meminta, agar pemerintah daerah bergerak cepat dalam mengambil keputusan untuk mencegah serta memadamkan kebakaran hutan dan lahan.


(SAN)