Rencana Aksi Daerah akan Bantu Menanggulangi Tuberculosis

Farida Noris    •    Jumat, 21 Oct 2016 13:48 WIB
kesehatan
Rencana Aksi Daerah akan Bantu Menanggulangi Tuberculosis
Kenali Gejala dan Cara Mencegah Tuberkulosis (Foto: 123rf)

Metrotvnews.com, Medan: Rencana Aksi Daerah (RAD) untuk menanggulangi penyakit Tuberculosis (TB) akan dilakukan di semua kabupaten/kota di Sumatera Utara. Tim dibentuk di setiap daerah dan berkoordinasi dengan tim program TB provinsi dan nasional.

Kepala Seksi P2 Dinkes Sumut Sukarni mengatakan ada enam strategi yang akan dilaksanakan dalam RAD, seperti, penguatan komitmen, pemberdayaan masyarakat, adanya wadah/organisasi, pencatatan kasus, laporan pemantauan dan informasi secara berkesinambungan. 

"Dengan RAD diharapkan adanya penguatan komitmen pemerintah daerah dan puskesmas, pertemuan tingkat kabupaten, kecamatan dan kepling serta adiministrasi teknisnya dibantu kepala puskesmas," kata Sukarni, Jumat (21/10/2016).

Diharapkan, RAD dapat menemukan kasus lebih cepat. Para kader dan PKK menyosialisasikan TB ke masyarakat. Kegiatan yang dilakukan dikoordinasikan di kecamatan dan kepala puskesmas yaitu tentang kegiatan rencana temuan kasus dan pengobatan pelayanan TB. 

Baca juga: Kenali Gejala dan Cara Mencegah Tuberkulosis

"Kendala dalam pelaksanaan adalah belum berjalannya dengan baik, kesinambungan pelaksanaan program dan komitmen semua pihak di semua level, kabupaten/kota, kecamatan sampai desa kelurahan, fasilitas kesehatan swasta dan pendanaan," ucapnya.

Dia berharap strategi nasional ini dapat selesai akhir Maret 2017 dengan RAD penanggulangan TB di semua kabupaten/kota yang diperkuat dengan Perwal/Perbup ataupun Perda. Apalagi di Sumut, diperkirakan kasus TB tahun 2015 sebanyak 68.828, namun yang ditemukan atau yang tercatat hanya 22.961 orang. 

"Masih banyak kasus TB yang belum terlaporkan atau belum ditemukan. Dari 33 kabupaten/kota di Sumut, dua kabupaten akan difasilitasi oleh KNCV dari Belanda yaitu Deliserdang dan Kota Medan yang sudah berperan baik dalam penanggulangan TB", bebernya.


(MEL)