Pasien Terduga Mers-CoV di Medan Kian Membaik

Farida Noris    •    Jumat, 21 Apr 2017 19:09 WIB
virus mers
Pasien Terduga Mers-CoV di Medan Kian Membaik
Ilustrasi--ANTARA/Seprianda Perdana

Metrotvnews.com, Medan: F, pasien terduga terpapar Middle East Resivatory Syndrom Corona Virus (Mers-Cov) masih mendapat perawatan di Ruang Infeksius Rumah Sakit Umum (RSUP) H Adam Malik Medan. Pasien asal Kutacane, Aceh Tenggara itu diberikan antibiotik melalui infus sampai lima hari kedepan.

"Suhu badan pasien 36°C. Pasien masih diinfus untuk pemberian antibiotik selama lima hari ke depan," kata Kasubag Humas RSUP H Adam Malik Medan, Masahadat Ginting, Jumat 21 April 2017.

Baca: Satu Warga Kutacane Diduga Terpapar Mers-CoV
 
Masahadat mengatakan, kondisi F kini membaik dan tidak demam. Namun pasien masih harus menjalani perawatan sembari menunggu hasil pemeriksaan swab tenggorokan oleh Litbangkes Kemenkes di Jakarta. Hasil swab itu baru dapat diketahui satu pekan.

"Pengambilan swab yang dilakukan sebanyak tiga kali sesuai prosedur pemeriksaan untuk mengetahui adanya virus tersebut atau tidak di dalam tubuh si pasien. Mudah-mudahan hasilnya negatif," terang Masahadat.

Sebelumnya, F, warga Kutacane, Aceh Tenggara, dirawat karena diduga terpapar Middle East Resivatory Syndrom Corona Virus (Mers-CoV).  Perempuan 46 tahun itu diketahui baru pulang umroh dan langsung demam.

F masuk ke rumah sakit pada 18 April 2017 pukul 04.45 WIB, diantar oleh keluarganya. Pasien mengeluh sakit demam tinggi setelah pulang ibadah umroh pada tanggal 17 April 2017. 

Pada 2014, RSUP H Adam Malik Medan sempat merawat sebanyak 18 pasien (7 laki-laki dan 11 perempuan) suspect Mers-CoV. Hasil pemeriksaan swab tenggorokan sebanyak tiga kali dari 18 pasien tersebut dinyatakan negatif. Ke-18 pasien itu suspect Mers-CoV setelah pulang melaksanakan ibadah umroh pada Mei dan Juni tahun 2014.



(ALB)