Warga Menolak Jenazah AR karena Diduga Teroris

Budi Warsito    •    Rabu, 28 Jun 2017 19:06 WIB
penyerangan
Warga Menolak Jenazah AR karena Diduga Teroris
Warga membentangkan spanduk dan kertas bertulis, "Kami warga Dusun 5 menolak keras penguburan jenazah teroris!!!" dan "Tolak ISIS berantas terorisme". --MTVN/Budi--

Metrotvnews.com, Medan: Warga Jalan Makmur, Dusun 5 Dahlia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Medan, menolak jenazah AR dimakamkan di kampung itu. AR tewas setelah menyerang Markas Polda Sumatera Utara, Minggu dini hari 25 Juni.

Mereka membentangkan spanduk dan kertas bertulis, "Kami warga Dusun 5 menolak keras penguburan jenazah teroris!!!" dan "Tolak ISIS berantas terorisme".

"Kami menolak keras jenazah AR dibawa ke sini untuk dimakamkan," kata Kepala Dusun 5 Dahlia, Kecamatan Percut Sei Tuan Sulisno, Rabu 28 Juni 2017.

Sutrisno menyampaikan, warga sudah berkoordinasi dengan polisi bahwa mereka keberatan menerima jenazah AR. "Warga sini menolak keras teroris dan ini juga sudah ditanggapi pihak kepolisian," tuturnya.



Polisi terlihat berjaga-jaga di sekitar kediaman AR. Mendapat penolakan, jenazah AR lantas dimakamkan di Perkuburan Islam, Jalan Kemiri I, Lingkungan I, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota.

"Jenazah AR dikuburkan satu lubang dengan kakek, nenek, dan pamannya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting.

Prosesi pemakaman dihadiri sekitar 15 orang keluarga AR, termasuk orang tuanya. Menurut Rina, di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, jenazah AR telah dimandikan, dikafani, dan disalati.


(ALB)