Setelah Penembakan, Jam Besuk di Lapas Pekanbaru Dikurangi

Antara    •    Senin, 09 Jul 2018 12:35 WIB
penembakan
Setelah Penembakan, Jam Besuk di Lapas Pekanbaru Dikurangi
Ilustrasi penembakan, Medcom.id

Pekanbaru: Polresta Pekanbaru, Riau, melanjutkan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan di Lapas Klas II A Pekanbaru. Polisi menelusuri lokasi penembakan dengan alat sejenis laser, Senin 9 Juli 2018. Sedangkan jam besuk pengunjung dikurangi.

Penyidik memetakan asal arah peluru. Lima peluru menyasar ke gerai layanan publik Lapas Klas II A Pekanbaru. 

Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto mengatakan pihaknya belum dapat
menyimpulkan lokasi maupun jumlah pelaku penembakan tersebut. Namun penyidik tengah memeriksa tiga rekaman CCTV yang dipasang di sekitar lokasi.

"Polisi juga mengantongi alat bukti berupa sejumlah proyektil dan selonsong, baik dalam keadaan utuh maupun hancur," ujar Susanti di Pekanbaru.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil) Riau Muhammad Diah melakukan pertemuan tertutup di dalam Lapas. Belum jelas alasan pertemuan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB itu.

Lebih jauh, pelayanan di Lapas Klas IIA Pekanbaru terpantau berlangsung normal. Pengunjung tetap berdatangan ke Lapas. Namun, jam besuk dipotong dari 30 menit menjadi 15 menit.

Penembakan terjadi di Lapas Klas II A Pekanbaru pada Minggu dini hari 8 Juli 2018. Penembakan terjadi dua kali.

Penembakan pertama pukul 03.30 WIB. Selang setengah jam kemudian, penembakan kembali terjadi.

"Tidak ada korban jiwa pasca insiden teror tersebut. Tapi ada empat tembakan beruntun," ungkap Diah.


(RRN)