Besok, Arus Lalu lintas Perairan Sungai Musi Ditutup

Alwi Alim    •    Senin, 25 Sep 2017 16:32 WIB
infrastruktur
Besok, Arus Lalu lintas Perairan Sungai Musi Ditutup
Suasana di sekitar Sungai Musi saat pengerjaan jalur LRT, MTVN - Alwi Alim

Metrotvnews.com, Palembang: Pengerjaan Light Rail Transit (LRT) di Sumatera Selatan terus dikebut. Pada Selasa 26 September 2017, pemerintah menutup lalu lintas perairan Sungai Musi untuk memenuhi target pengerjaan LTR.

LRT dibangun melintasi Sungai Musi. Pekerja bakal memasang girder di atas sungai.

"Untuk menghindari bahaya, maka kami menutup sementara jalur perairan di Sungai Musi," kata Mashudi Jauhari, Pemimpin Proyek LRT Sumsel di Palembang, Senin 25 September 2017.

Penutupan jalur sungai dilakukan selama tujuh jam mulai pukul 10.00 WIB. Selama itu, pekerja meletakkan beton penyambung antartiang atau girder yang menjadi pondasi rel LRT.

Kebijakan itu berlaku pada kapal besar seperti tongkang. Sedangkan kapal kecil masih bisa melintas.

Rel membentang di Sungai Musi sepanjang 70 meter. Pekerja memasang empat girder. Mashudi berharap proses pemasangan girder rampung dalam sehari. Sehingga pengerjaan LRT dapat segera rampung.

"Sejauh ini progres pengerjaan LRT di atas Sungai Musi yakni 90 persen. Jadi jika ini selesai maka pengerjaan dapat lebih mudah lagi," terangnya.

Sekretaris Project Management Unit LRT Sumsel, Wahidin, menambahkan, penutupan jalur Sungai Musi dikoordinasikan dengan berbagai pihak. Jadi, tak ada pihak yang merasa dirugikan.

Tahun depan, Sumsel bakal memiliki satu moda transportasi baru yaitu LRT. Pengerjaannya dimulai pada bulan November 2015. Dimana LRT melayani perjalanan mulai dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II menuju Jakabaring. 

Rencananya, akhir 2017 menjadi target penuntasan proyek. Anggaran pembangunan LRT sebesar Rp10,9 triliun.


(RRN)