Warga Bandarlampung Diminta Wapadai DBD

Antara    •    Selasa, 18 Oct 2016 06:18 WIB
demam berdarah
Warga Bandarlampung Diminta Wapadai DBD
Tidak semua nyamuk Aedes aegeptimembawa virus dengue. AP Photo/Oxitec, Derric Nimmo

Metrotvnews.com, Bandarlampung: Dinas Kesehatan  Kota Bandarlampung mengimbau warga mewaspadai penyakit demam berdarah dengue. Apalagi, pada musim penghujan.

"Kita bersama dengan kader pemantau jentik (jumantik) dan puskesmas setempat telah memberikan imbauan ke masyarakat agar waspada DBD," kata Kepala Dinkes Bandarlampung dr. Edwin Rusli di Bandarlampung, Selasa (18/10/2016).

Dinkes dan kader jumantik telah memberiksan sosialisasi pencegahan penyebaran nyamuk Aedes aegypti melalui genangan air. Masyarakt juga diminta melakukan 3M plus, yakni menguras tempat penampungan, mengubur barang bekas, menutup tempat penampungan air, lalu menghindari gigitan nyamuk dengan memakai antinyamuk.

"Kota Tapis Berseri belum termasuk dalam kasus luar biasa sebab hingga saat ini masih normal saja," kata dia.

Dinkes telah membagikan bubuk abate secara gratis ke masyarkat. Ia mengingatkan warga menolak apabila ada petugas yang meinta bayaran.

Menurut dia, volume hujan saat ini tengah tinggi sehingga diprediksi genangan air akan  mempermudah nyamuk berkembang biak. Pada Oktober, belum ada laporan korban meninggal dunia akibat DBD.

"Bila anak sudah mulai demam tinggi segera bawa ke puskesmas sebab semua sudah siaga, pelayanan pun gratis jadi cepat dibawa akan dilakukan tindakan dini," ujar dia.

Dinkes belum melakukan pengasapan karena kondisi dianggap masih stabil. Fogging, kata dia, tak bisa sembarangan dilakukan karena harus menunggu kasus atau Bandarlampung dinyatakan masuk kondisi luar biasa.


(OJE)