NEWSTICKER

Kapolda Jatim: Gas Air Mata Digunakan untuk Mencegah Anarkis di Tragedi Kanjuruhan

2 October 2022 09:54

Petugas kepolisian menembakkan gas air mata saat terjadinya tragedi Kanjuruhan. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan gas air ditembakkan sebagai upaya pencegahan dan pengalihan penonton agar tidak masuk ke dalam lapangan untuk bertemu tim dan official. Hal ini dikarenakan sudah anarkis dan menyerang petugas serta melakukan perusakan mobil.

"Petugas pengamanan melakukan upaya-upaya pencegahan dan melakukan pengalihan agar para penonton tidak masuk ke dalam lapangan atau mengejar para pemain. Dalam upaya tersebut polisi menembakkan gas air mata karena sudah anarkis dan menyerang petugas dan melakukan pengrusakan mobil," jelas Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Minggu (2/10/2022).

Irjen Pol Nico Afinta juga menjelaskan, perasaan kekecewaan menjadi penggerak para penonton turun ke tengah lapangan dan berusaha mencari para pemain dan official untuk menanyakan kenapa bisa meraih kekalahan. 

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta juga meninformasikan, dalam tragedi Kanjuruahan ini korban meninggal berjumlah 127 dan dua di antaranya anggota polisi.